Materi tentang Segmenting, Targeting dan Positioning

Nama : Novia Rahma Akbarya 

NIM : 180321100110 

Kelas : D




1. KONSEP INTI STP 

STP (Segmentation Targeting Positioning) yaitu salah satu pendekatan atau suatu model yang digunakan untuk mengembangkan pesan dan strategi pada pemasaran yang sesuai pada segmentasi target audiens tertentu pada pemasaran. Model pemasaran ini dikenal sebagai salah satu yang paling efektif dan populer digunakan hingga saat ini. Model STP Marketing sering digunakan perusahaan dalam merancang strategi pemasaran. Pada dasarnya STP marketing atau Segmenting Targeting Positioning adalah salah satu model pemasaran yang penerapannya melibatkan tiga tahapan yaitu melakukan segmentasi pasar, menargetkan segmen yang diyakini paling menguntungkan dan memposisikan produk yang dijual dengan cara yang paling bernilai. Fokus utama didalam model pemasaran STP ini yaitu pada pendekatan audiens, bukan produk. Model ini berfokus pada pemilihan segmen yang paling  bernilai bagi bisnis pada saat merancang  strategi pemasaran produk agar penyampaian pesan lebih relevan di setiap segmen audiens tersebut. STP marketing sendiri yaitu suatu pendekatan atau model yang sangat populer,dan model ini diterapkan oleh banyak perusahaan dalam merancang suatu strategi pemasaran. 

2. KONSEP NILAI PELANGGAN 

Nilai pelanggan (customer value) yaitu sesuatu yang merujuk pada perbandingan antara manfaat yang didapat dari sebuah produk dengan pengorbanan yang harus dikeluarkan untuk memperoleh manfaat. Dengan kata lain, ini merupakan suatu bentuk penilaian konsumen tentang kapasitas sebuah produk dalam memuaskan kebutuhan mereka. Nilai pelanggan ditentukan oleh dua hal yaitu biaya (cost) dan manfaat (benefit). Biaya mencakup biaya uang, waktu, energi dan psikologi. Manfaat mencakup produk, jasa, pribadi dan image. 

A. Pasar yang Meliputi Grosir, Eceran, dan Eksportir
- Grosir atau mendistribusikan diartikan sebagai penjualan barang atau merchandise kepada pengecer, pengguna bisnis industri, komersial, institusi atau profesional, atau kepada penggrosir lainnya dan jasa terkait. Secara umum, artinya penjualan barang kepada siapa saja selain konsumen biasa.
- Eceran atau disebut pula ritel yaitu salah satu cara pemasaran produk meliputi semua aktivitas yang melibatkan penjualan barang secara langsung ke konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan bisnis.
- Eksportir adalah orang atau instansi yang melakukan aktivitas pengiriman komoditas menuju negara lain (ekspor). Eksportir diharuskan terdaftar secara resmi pada instansi pemerintah urusan perdagangan. 

B. Pelanggan Lokal, Nasional dan Internasional
Pelanggan pada dasarnya berasal dari seorang konsumen biasa yang mencoba menggunakan jasa ataupun membeli produk dari sebuah perusahaan. Pelanggan terbentuk dari pola kerja sama saling menguntungkan yang terjadi dalam proses kerja sama antara penyedia layanan dan pengguna layanan. Pelanggan yaitu suatu lembaga, instansi, organisasi atau juga perorangan yang membeli barang atau jasa dari perusahaan secara rutin atau terus menerus karena barang yang di belinya dapat bermanfaat baginya. Untuk pelanggan lokal yaitu pelanggan yang berasal dari daerah sendiri, sedangkan pelanggan nasional itu pelanggan dari lingkup satu negara tertentu, dan untuk pelanggan internasional yaitu pelanggan dari lingkup negara lain. 

3. SEGMENTING

Segmenting merupakan proses membagi pasar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil berdasarkan dari karakteristik yang memiliki nilai. Melalui segmentasi pasar, aktivitas pemasaran bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana dan memperoleh hasil yang maksimal dalam memberikan kepuasan untuk konsumen. Dalam segmentasi pasar, terdapat beberapa variabel yang harus anda perhatikan seperti aspek demografis, psikografis maupun behavior atau perilaku konsumen. Pada aspek demografis misalnya, anda membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok seperti umur, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, ras, dan lain sebagainya. Kemudian dari aspek psikografis, anda akan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial seperti kepribadian, gaya hidup, dan lain sebagainya. Dan untuk aspek perilaku, anda akan membagi konsumen ke dalam segmen-segmen sesuai dengan kategori dalam tingkah laku konsumen. 

4. TARGETING 

Targeting merupakan suatu tindakan dimana hal tersebut menilai pada ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan Anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi. 

5. POSITIONING 

Positioning atau suatu penempatan pada produk yang merupakan hal tersebut upaya untuk menempatkan pada posisi produk dalam menghadapi persaingan perusahaan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu untuk menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pada pasar tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bauran Pemasaran