Bauran Pemasaran
Nama : Novia Rahma Akbarya
NIM : 180321100110
Kelas : D
Bauran Promosi (Promotion)
A.
Konsep
Inti Promosi
Konsep Promosi adalah sebuah gagasan atau ide sebagai bentuk usaha untuk menawarkan produk atau jasa yang bertujuan untuk menarik konsumen agar mau membeli atau mengonsumsi barang atau jasa yang ditawarkan. Konsep promosi dapat diartikan juga sebuah strategi promosi. Dalam sebuah perang anda harus menyusun strategi yang ampuh agar lawan kalah dan tidak dapat berkutik lagi. Begitu juga dalam dunia bisnis, strategi atau konsep promosi harus disusun sedemikian rupa.
B.
Bentuk
- Bentuk Promosi :
1. Pameran
Dagang atau Expo adalah sebuah pameran yang diadakan sehingga perusahaan dari
industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan
terbaru mereka, mempelajari aktivitas pesaing dan mengikuti tren dan kesempatan
baru.
2. In
House Promotion adalah suatu kegiatan promosi yang dilakukan secara langsung
dirumah yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk tertentu.
3. Periklanan
sebagai bentuk promosi dan penyajian ide, barang atau jasa secara non personal
oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran. Advertising merupakan
bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media untuk merangsang
pembelian. Iklan memiliki beberapa karakteristik yaitu berbayar, non personal,
menggunakan media massa untuk massifikasi pesan, sponsor yang teridentifikasi,
persuasif dan untuk meraih audiens sebanyak-banyaknya.
4. Public
Relation secara garis besar ialah strategi perusahaan untuk membangun relasi
baik dengan public supaya dapat mendapatkan opini yang positif dari kalangan
masyarakat di sekitarnya. Public relation sangatlah penting dalam membangun
citra positif atau pandangan baik dari masyarakat secara luas terhadap
perusahaan yang bersangkutan.
5. Familiarisation
adalah suatu tahap pengenalan pada promosi guna meningkatkan penjualan produk
pada perusahaan tertentu.
6. Signage
adalah desain atau penggunaan tanda dan simbol untuk mengkomunikasikan pesan yang
bertujuan promosi guna meningkatkan penjualan produk pada perusahaan tertentu.
7. Tampilan adalah
kegiatan-kegiatan barang atau barang dagangan dengan cara dan strategi tertentu
sesuai kondisi tertentu. Kondisi ini berhubungan dengan jenis produk atau
barang dagangan, tempat dan kamera. Ditempat tertentu Ini sangat berhubungan
dengan lokasi, luas tempat yang akan digunakan untuk mendisplay produk, tempat,
dan berbagai barang yang akan di pajang.
C. Pemilihan Media Iklan
Pemilihan
Media Iklan dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya yaitu :
- Tentukan Budget
Iklan
atau promosi pasti membutuhkan budget tertentu untuk mengiklankan produk kepada
konsumen. Disini tergantung budget anda karena setiap jenis media memiliki
harga yang berbeda-beda. Sebagai contoh, jika anda pemilik perusahaan besar
dengan budget ratusan hingga milyaran rupiah untuk iklan, nasional maka
menggunakan TV sebagai media iklan pastinya sangat efektif.
- Tentukan Segmen Pasar
Hal
yang masih berkaitan dengan budget atau dana adalah mengetahui segmen pasar.
Ini penting bahkan sangat urgent. anda tidak bisa melakukan sebuah iklan produk
tertentu tanpa mengetahui target atau segmen pasarnya. Sebagai contoh, anda
ingin mengiklankan produk yang memiliki pemasaran lokal, maka sebaiknya gunakan
media lokal saja agar target pasar lebih kena serta efisien dan efektif.
- Tentukan Materi Iklan
Disini
menjadi penting karena berhubungan dengan media apa yang akan anda gunakan.
Tentu, hal ini berkaitan dengan materi iklan anda. Jika materi iklan anda hanya
sebatas text atau tulisan, maka bisa dengan media cetak baik offline maupun
online. Ini akan lebih mengena dan lebih hemat dari sisi biaya.
D. Faktor – Faktor Yang
Mempengaruhi Bentuk Promosi
Promosi
merupakan bagian integral dari bauran pemasaran. Ada beberapa faktor yang
mempengaruhi pemilihan metode promosi, diantaranya :
ü Tujuan promosi. Jika
perusahaan ingin menjangkau khalayak luas, iklan menjadi pilihan yang tepat.
ü Jenis produk. Produk-produk
industrial lebih membutuhkan pendekatan personal. Sementara itu, produk-produk
konsumsi biasanya membutuhkan lebih banyak iklan.
ü Infrastruktur dan sumber
daya perusahaan. Masing-masing metode promosi membutuhkan biaya dan upaya yang
berbeda. Perusahaan mungkin membelanjakan lebih banyak uang untuk iklan jika
dana mencukupi. Tapi, jika dana tidak mencukupi, seperti pada sebagian besar
perusahaan kecil, mereka bergantung pada penjualan pribadi.
ü Siklus hidup produk.
Misalnya, selama tahap pendahuluan, perusahaan mengadopsi periklanan intensif
dan penjualan pribadi untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran produk. Setelah
konsumen sadar, perusahan mungkin akan lebih fokus pada iklan.
E. Strategi Promosi Dengan
Melihat Siklus Hidup
Strategi
promosi dengan melihat siklus hidup produk yaitu :
1) Strategi peluncuran cepat
(rapid skimming)
Peluncuran
produk baru dengan harga tinggi dan level promosi tinggi. Strategi ini dapat
diterima dengan asumsi sebagian besar pasar potensial tidak menyadari produk
itu, harga yang diminta, perusahaan menghadapi persaingan potensial dan untuk
membangun preferensi merek.
2) Strategi peluncuran lambat
(slow skimming)
Peluncuran
produk baru dengan harga tinggi dan sedikit promosi. Strategi ini bila ukuran
pasar terbatas, sebagian besar sadar tentang produk itu, pembeli bersedia
membayar harga tinggi, dan persaingan potensial belum mengancam.
3) Strategi penetrasi cepat
(rapid-penetration)
Peluncuran
produk dengan harga rendah dan biaya promosi besar. Strategi ini cocok
digunakan jika pasar tidak menyadari kehadiran produk, sebagian pembeli peka
terhadap harga, terdapat persaingan potensial yang kuat, biaya produksi menurun
sejalan dengan skala produksi dan pengalaman.
4) Strategi penetrasi lambat
(slow-penetration)
Peluncuran
produk dengan harga rendah dan promosi rendah. Strategi ini bila pasar besar,
mempunyai kesadaran yang tinggi tentang harga, dan terdapat beberapa persaingan
potensial. Perusahaan harus menekan biaya produksi agar dapat menjual produk
dengan harga rendah kepada masyarakat.
Komentar
Posting Komentar